Al Ashr

Al Ashr

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah ….

Betapa ideal dan indahnya hidup berbasis kepada wahyu. Wahyu yang akan menuntun kehidupan kita penuh dengan makna dan nilai. Yang akan membawa manusia menjadi sosok-sosok yang bermartabat dan mulia. Kita akan ambil wahyu Allah ini tertera dalam satu surat yang kita semua sudah hapal baik lafaznya atau pun maknanya; itulah surat Al ashr:

ΎóÇyèø9$#ur ÇÊÈ   ¨bÎ) z`»|¡SM}$# ’Å”s9 AŽô£äz ÇËÈ   žwÎ) tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏJtãur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# (#öq|¹#uqs?ur Èd,ysø9$$Î/ (#öq|¹#uqs?ur Ύö9¢Á9$$Î/ ÇÌÈ

  1. demi masa.
  2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
  3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

 

Jamaah jumat yang dimuliakan Allah

Surat ini adalah surat Makkiyyah yang dalam surat ini Allah Swt bersumpah atas nama masa atau waktu yang mengingatkan kita akan pentingnya perhatian kita terhadap waktu. Jika Allah bersumpah atas nama sesuatu berarti sesuatu itu punya kedudukan yang luar biasa. Semoga kita semua mampu menggunakan kecerdasan kita untuk dapat melalui waktu yang tidak kosong dari makna kemanfaatan tuk dunia dan akhirat kita.

Hadirin …. setelah Allah Swt bersumpah atas nama masa di ayat pertama, pada ayat kedua Allah menyatakan bahwa seluruh manusia termasuk kita yang ada disini adalah sosok-sosok yang merugi. Kecuali yang beriman, dan beramal sholeh serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Jadi ada empat hal faktor yang menghantarkan keluarnya diri kita dari kerugian: 1. Iman, 2. Amal sholeh, 3. Saling menasihati dalam kebenaran, 4. Saling menasihati dalam kesabaran.

Yang pertama, iman

 

Jamaah jumat yang dimuliakan Allah

Iman adalah pembenaran yang teguh dari segala apa yang dibawa dan disampaikan oleh nabi Muhammad saw. Iman terkait dengan keyakinan kita kepada Allah, kepada para malaikat Nya, kepada kitab suci yang diturunkan oleh Allah, para utusan Allah (rasulullah), pada hari akhir dan taqdir Allah. Yang keenam ini kita mengenalnya dengan istilah rukun iman. Semoga kita memiliki cukup waktu untuk mengkaji hal-hal yang pokok tersebut karena ini menyangkut keyakinan dan keteguhan serta berinplikasi kepada kehandalan kepribadian seorang muslim. Jamaah jumat yang terhormat …. iman perlu dijaga dari hal-hal yang dapat mengurangi dan mengotori. Penjagaan iman ini tentunya melalui upaya kita untuk tetap menjaga diri dan jiwa ini pada kesuciannya. Itulah yang dikenal dengan istilah tazkiyatunnafsi. Allah Swt telah memberikan kepada kita jalan untuk penjagaan diri ini dengan adanya perintah untuk ibadah dan larangan Allah dari maksiat. Ditambah dengan memenuhi diri ini dengan ilmu pengetahuan. Inilah ulul albab yaitu sosok yang membentengi diri dengan dzikir dan fikr. Firman Allah Swt:

žcÎ) ’Îû È,ù=yz ÏNºuq»yJ¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur É#»n=ÏF÷z$#ur È@øŠ©9$# ͑$pk¨]9$#ur ;M»tƒUy ’Í<‘rT[{ É=»t6ø9F{$# ÇÊÒÉÈ   tûïÏ%©!$# tbrãä.õ‹tƒ ©!$# $VJ»uŠÏ% #YŠqãèè%ur 4’n?tãur öNÎgÎ/qãZã_ tbr㍤6xÿtGtƒur ’Îû È,ù=yz ÏNºuq»uK¡¡9$# ÇÚö‘F{$#ur $uZ­/u‘ $tB |Mø)n=yz #x‹»yd WxÏÜ»t/ y7oY»ysö6ߙ $oYÉ)sù z>#x‹tã ͑$¨Z9$# ÇÊÒÊÈ

  1. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
  2. (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka. Aali Imran

Hadirin jamaah jumat yang dimuliakan Allah

Hal yang kedua yang menghantarkan diri ini kepada keberuntungan yang hakiki adalah amal sholeh. Amal sholeh adalah perbuatan yang dipandang baik oleh syara’ yang tertuang melalui lisan dan perbuatan rasul Nya yaitu Muhammad saw. Amal sholeh adalah realisasi dari iman yg tertanam dalam diri. Amal sholeh adalah realisasi dari nilai kebenaran yg diketahui. Amal sholeh adalah buah dari pengetahuan yang kita miliki. Ada memang yang menafsirkan amal sholeh disini dengan keislaman seseorang. Sebab iman yang tertanam dalam diri tidak akan diketahui kecuali dengan berbuatnya seseorang. Imannya seseorang terhadap rukun iman tidak akan dapat dipahami kecuali dia melaksanakan rukun Islam yang lima kecuali haji jika dia mampu melaksanakannya. Itulah di banyak ayat banyak kita jumpai adanya penggandengan iman dan amal sholeh, hal itu karena memang iman ini tidak bisa dipisahkan dengan perbuatan.  Hadirin betapa beruntungnya bagi kita yang mempertegas dirinya selalu melazimkan diri nya untuk beramal sholih. Seseorang yang senantiasa melakukan kebenaran secara tidak langsung dia telah menjaga dirinya sekaligus mempertajam logika dan hatinya yang akan menghantarkan dia kepada kebesaran dirinya. Lebih dari itu lihatlah firman Allah Swt:

¨bÎ) ©!$# ã@Åzô‰ãƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qè=ÏHxåur ÏM»ysÎ=»¢Á9$# ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $pkÉJøtrB ㍻pk÷XF{$# ( tûïÏ%©!$#ur (#rãxÿx. tbqãè­FyJtFtƒ tbqè=ä.ù’tƒur $yJx. ã@ä.ù’s? ãN»yè÷RF{$# â‘$¨Y9$#ur “Yq÷WtB öNçl°; ÇÊËÈ

  1. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang mukmin dan beramal saleh ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka Makan seperti makannya binatang. dan Jahannam adalah tempat tinggal mereka. Muhammad

Penuh harapan diri ini semoga kita mampu menjaga, dan kuat serta dapat terus merasakan nikmatnya melaksanakan amal sholeh.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah

Yang ketiga dari faktor keluarnya diri ini dari kerugian adalah Saling menasehati dalam kebenara. Saling menanamkan dalam diri jiwa kepedulian dan keterbukaan dalam memberikan masukan yang haq atau kebenaran. Yang menasehati mempunyai sifat kepedulian dan yang dinasehati mempunyai sifat keterbukaan dan rendah hati. Saling mengingatkan dlam menjalankan yang haq ini saangat diperlukan sebab bisa jadi satu pihak tidak memahami makanya perlu diingatkan. Atau barangkali dia mengetahui kebenaran namun belum mampu melaksanakan kebenaran ini makanya diperluakan bantuan luar yang memperkuat dirinya untuk melaksanakan kebenaran tersebut. Sikaf untuk peduli saling menasehati dalam kebenaran ini terbangun karena kita ini bersaudara. Firman Allah Swt:

$yJ¯RÎ) tbqãZÏB÷sßJø9$# ×ouq÷zÎ) (#qßsÎ=ô¹r’sù tû÷üt/ ö/ä3÷ƒuqyzr& 4 (#qà)¨?$#ur ©!$# ÷/ä3ª=yès9 tbqçHxqöè? ÇÊÉÈ

  1. orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. Al Hujuraat

 

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah

Yang terakhir dari faktor yang dapat mengeluarkan manusia dari kerugian adalah saling menasihati dalam menetapi kesabaran. Karena dalam perjalan merealisasikan keimanan dan berjuang tuk menegakkan amal sholeh seringkali kita menemukan rintanga, tantangan bahkan berjalanan mengarungi bahtera kehidupan seringkali dan pasti akan adanya cobaan dari Allah Swt. Disinilah letak dibutuhkannya topangan dari luar dirinya yang membantu dirinya untuk berdiri tegak diatas landasan kebenaran yang diketahui. Sabar merupakan sifat yang kita idam-idamkan. Karena sifat inilah yang akan meneguhkan seseorang ketika sedang dihadang oleh hempasan gelombang masalah. Dan ini menunjukkan kecerdasan dan kebesaran dirinya. Allah Swt berfirman:

Nä3¯Ruqè=ö7oYs9ur &äóÓy´Î/ z`ÏiB Å$öqsƒø:$# Æíqàfø9$#ur <Èø)tRur z`ÏiB ÉAºuqøBF{$# ħàÿRF{$#ur ÏNºtyJ¨W9$#ur 3 ̍Ïe±o0ur šúïΎÉ9»¢Á9$# ÇÊÎÎÈ   tûïÏ%©!$# !#sŒÎ) Nßg÷Fu;»|¹r& ×pt7ŠÅÁ•B (#þqä9$s% $¯RÎ) ¬! !$¯RÎ)ur Ïmø‹s9Î) tbqãèÅ_ºu‘ ÇÊÎÏÈ

  1. dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
  2. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”[101]. [101] Artinya: Sesungguhnya Kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah Kami kembali.

 

Hadirin yang dimuliakan Allah

Itulah surat Al Ashr. Kita upayakan kapan pun dan dimana pun semoga kita mampu membangun gerak hidup ini diatas pondasi surat Al Ashr. Lihatlah

Demikianlah khutbah ini mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

بارك الله لي ولكم في القرآن الكريم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الكحيم. وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هوالغفور الرحيم. وقل رب اغفر وارحم وأنت أرحم الراحمين

 

 

 

 

 

 

 

 

Tambahan pointer:

 

أخرج البيهقي عن أبي حذيفة قال: كان الرجلان من أصحاب رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا التقيا لم يتفرقا حتى يقرأ أحدهما على الآخر سورة ” والعصر)” ثم يسلم أحدهما على الآخر.

 

قال الإمام الشافعي رحمه الله: لو لم ينزل الله سوى هذه السورة لكفت الناس

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *